Peran Pemerintah, Perusahaan dan Kampus Untuk Pengembangan UMKM..
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya pemula menghadapi tantangan yang berat untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan mereka. Perlu sinergi antara kalangan Academisi, Business, dan Government (ABG) dengan masing masing perannya. Lantas apa peran ketiga elemen itu?
"Pemerintah fokus menciptakan iklim usaha yang mendukung tumbuhnya para wirausaha, pemetaan model inkubasi bisnis yang efektif, dan fasilitasi model proses pencetakan tenaga pendamping tersertifikasi," tutur Kepala UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Hilda Fachriza dalam Diskusi Media ‘Ciptakan Kesempatan, Berdayakan Masyarakat, dan Perkecil Kesenjangan’ di Jakarta, Rabu (1/5/2013).
Akademisi yang dalam ini adalah perguruan tinggi - selaku center of knowledge, dapat menjadi agen pelaksana terkait kegiatan pelatihan, inkubasi bisnis, maupun pendampingan usaha, khususnya untuk pelaku usaha pemula atau pelaku usaha yang ingin bermigrasi ke skala usaha yang lebih tinggi.
"Perguruan tinggi juga dapat menjadi agen advokasi atau sosialiasi semangat kewirausahaan, juga menjadi agen diseminasi hasil studi kasus atau kajian-kajian yang berkaitan dengan kewirausahaan, sehingga wawasan kewirausahaan dapat semakin tersebar luas ke berbagai elemen masyarakat," katanya.
Di samping itu, mendukung pengembangan bisnis diperlukan lebih banyak fasilitas pelatihan, workshop, atau seminar kewirausahaan yang lebih dalam dari sekedar pelatihan atau seminar motivasi.
Di samping itu, mendukung pengembangan bisnis diperlukan lebih banyak fasilitas pelatihan, workshop, atau seminar kewirausahaan yang lebih dalam dari sekedar pelatihan atau seminar motivasi.
"Juga pencetakan tenaga pendamping yang berpengalaman dan tersertifikasi juga akan mutlak diperlukan untuk menopang efektifitas dari proses pendampingan itu sendiri," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar